Di tengah ramainya perbincangan skena musik mengenai deretan tur band rock, indie, dan emo—mulai dari reuni Oasis, kedatangan Green Day, hingga padatnya jadwal panggung Sheila On 7, Hindia, dan Perunggu—pekan ini industri musik lokal justru diwarnai oleh dua kabar dramatis. Berdasarkan laporan resmi dari Antara News dan CNN Indonesia, sorotan utama jatuh pada drama internal Kangen Band serta batalnya penampilan Juicy Luicy di Batam akibat kendala teknis.
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai dua peristiwa penting tersebut.
Drama Kangen Band: Dari Ancaman Bubar 2026 Hingga Tangis Haru Berpelukan
Kangen Band, raksasa pop Melayu yang telah mewarnai industri musik Tanah Air sejak pertengahan 2000-an, baru-baru ini mengejutkan publik. Pada Sabtu, 12 September 2026, Dodhy Hardiyanto selaku pendiri dan gitaris sempat mengumumkan pembubaran grup tersebut. Namun, ketegangan ini akhirnya mereda dan berujung pada momen rekonsiliasi yang emosional.
Melalui unggahan video di akun Instagram resmi @kangenbandofficial_ pada Kamis, 17 September 2026, terlihat momen haru ketika sang vokalis, Andika Mahesa, menangis dan memeluk erat Dodhy. Dalam pertemuan yang menandai batalnya rencana pembubaran tersebut, Andika (yang akrab disapa Babang Tamvan) memberikan pesan mendalam kepada sang gitaris agar tidak mudah goyah oleh provokasi pihak luar.
"Ingat kita sudah tua, bukan bo..." ucap Andika di tengah momen emosional tersebut, mewanti-wanti Dodhy mengenai usia mereka yang kian matang.
Untuk memahami seberapa panjang perjalanan mereka, berikut adalah rekam jejak Kangen Band di industri musik:
- Awal Terbentuk (4 Juli 2005): Lahir di Bandar Lampung, didirikan oleh Dodhy bersama Andika Mahesa (vokal), Tama (gitar), Bebe (bass), Baim (drum), dan Izzy (keyboard).
- Era Kejayaan (2007 - 2009): Merilis album perdana Tentang Aku, Kau dan Dia (2007) dengan hits "Tentang Bintang", "Selingkuh", dan "Yolanda". Disusul oleh album Bintang 14 Hari (2008) dan Pujaan Hati (2009) yang melahirkan lagu populer seperti "Doy" dan "Terbang Bersamamu".
- Perubahan Formasi (2012 & 2020): Andika sempat keluar dari band pada tahun 2012, membuat grup ini berjalan dengan formasi berbeda. Namun, pada awal 2020, Andika kembali bergabung dan mereka kembali aktif bermusik bersama hingga menghadapi konflik internal di tahun 2026 ini.
Batalnya Juicy Luicy di Batam: Polemik Bagasi Pesawat dan Kekecewaan Penonton
Di sisi lain, panggung festival musik di Batam harus diwarnai kekecewaan. Band asal Bandung yang dikenal lewat lagu "Lantas" dan "Sialan", Juicy Luicy, batal tampil di festival musik XYZ Liveground yang digelar di Temenggung Abdul Jamal, Batam, pada Sabtu, 5 September 2026.
Acara tersebut sejatinya juga dimeriahkan oleh Dewa 19 feat. Marcello Tahitoe (Ello) serta Whisnu Santika bersama MC DRWE. Ketidakhadiran Juicy Luicy di atas panggung memicu kekecewaan para penonton yang telah membeli tiket. Usut punya usut, pembatalan ini dipicu oleh masalah kelebihan bagasi saat rombongan band hendak berangkat, yang kemudian berujung pada perbedaan keterangan antara pihak penyelenggara dan pihak band.
Berikut adalah perbandingan klaim dari kedua belah pihak terkait insiden tersebut:
| Pihak | Keterangan & Klaim Terkait Batalnya Penampilan |
|---|---|
| Penyelenggara (XYZ Liveground) | Menyatakan masalah bermula dari biaya tambahan kelebihan bagasi. Penyelenggara menawarkan solusi agar biaya dibayar lebih dulu oleh band untuk kemudian di-reimburse. Mereka mengklaim seluruh kebutuhan lain sudah dipenuhi, termasuk pembayaran honor penuh, tiket pesawat PP, hotel, transportasi, hospitality, dan kebutuhan teknis. |
| Pihak Juicy Luicy | Melalui pernyataan di media sosial resmi, pihak band menyebutkan bahwa keputusan untuk tidak tampil dan tidak melanjutkan perjalanan berkaitan dengan sejumlah kewajiban penyelenggara yang dinilai belum diselesaikan. |
Perbedaan pandangan mengenai mekanisme pembayaran dan kewajiban ini akhirnya membuat Juicy Luicy memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan ke Batam.
Tips Skena: Persiapan Nonton Festival & Konser
Sebagai anak skena yang rajin mampir ke festival musik seperti Synchronize, Pestapora, Joyland, atau sekadar menonton gigs indie lokal, kenyamanan dan keamanan adalah nomor satu.
Untuk melengkapi outfit nonton konser kalian, kami sangat merekomendasikan penggunaan Kaos Band Oversize Heavyweight 24s. Material heavyweight memastikan kaos tidak mudah melar meski kalian aktif moshing atau berdesakan di barisan depan. Selain itu, jangan pernah lupakan Earplug High-Fidelity. Alat ini sangat krusial untuk melindungi gendang telinga kalian dari distorsi sound system panggung yang terlalu kencang, tanpa harus mengorbankan kejernihan suara instrumen dan vokal band favorit kalian.