Dunia musik pop-culture global tengah diramaikan oleh dua peristiwa besar: pengumuman detail fantastis dari reuni akbar Oasis di Knebworth Park untuk tahun 2027, serta gelombang boikot dan solidaritas yang mengelilingi tur Ed Sheeran. Sebagai Editor 'Gosip & Radar Pop', berikut adalah rangkuman fakta dan laporan mendalam berdasarkan sumber resmi dari NME dan CNN Indonesia.
Fakta Reuni Oasis 'LIVE 27': Knebworth Park dan Cek Fakta Tur Asia
Oasis resmi mengumumkan detail untuk empat pertunjukan besar mereka di Knebworth House pada tahun 2027, menandai 31 tahun sejak konser ikonik mereka di lokasi yang sama pada 1996. Berdasarkan laporan NME, pihak penyelenggara telah menyiapkan infrastruktur besar-besaran untuk memfasilitasi para penggemar.
Fasilitas dan Aksesibilitas Knebworth 2027:
- Transportasi: Tersedia jadwal kereta malam menuju London King’s Cross yang beroperasi hingga pukul 01:30 pagi setelah setiap konser. Selain itu, layanan bus (coach) terbesar untuk acara budaya di Inggris akan beroperasi dengan paket pulang-pergi dari 120 lokasi berbeda.
- Fasilitas Penonton: Untuk pertama kalinya dalam sejarah Knebworth, akan didirikan tiga tribun tempat duduk (grandstand) di bagian belakang venue, serta platform menonton paling aksesibel dan terbesar yang pernah dibangun di lokasi tersebut.
- Area Berkemah: Desa perkemahan (campsite village) perdana di Knebworth akan dibuka khusus untuk pertunjukan hari Sabtu (11 dan 19 September 2027) dengan area parkir dan pintu masuk terpisah.
Cek Fakta: Apakah Oasis Akan ke Asia Tenggara? Beredar rumor bahwa Oasis akan mampir ke Singapura atau Asia Tenggara. Berdasarkan daftar resmi jadwal tur 'Live 27' yang dirilis, Oasis TIDAK memiliki jadwal konser di Singapura maupun Asia Tenggara. Tur ini hanya mencakup kota-kota di Inggris, Irlandia, Eropa (seperti Munich, Barcelona, Amsterdam, Paris, Roma), dan Amerika Utara (Boston, Las Vegas).
| Kategori | Detail Harga (Termasuk Biaya Admin) |
|---|---|
| Tiket Konser | £71.50 – £266.60 |
| Akses Berkemah | £60 per orang |
Catatan: Pembelian tiket menggunakan sistem undian (ballot) pada 25-27 September di Inggris untuk mendapatkan kode unik non-transferable, guna menghindari antrean kacau dan dynamic pricing.
Solidaritas Hayley Williams untuk Eks-Musisi Pembuka Ed Sheeran
Di sisi lain, dinamika panas terjadi di seputar tur 'Loop' milik Ed Sheeran. Vokalis Paramore, Hayley Williams, menunjukkan solidaritasnya kepada para musisi yang mundur dari tur Ed Sheeran.
Menurut laporan NME, saat menggelar tur solonya 'The Hayley Williams Show' di Forest Hills Stadium, New York pada 16 September 2026, Williams memutar lagu-lagu dari artis yang keluar dari tur Sheeran di pre-show playlist-nya. Lagu-lagu tersebut meliputi:
- Macklemore – Can't Hold Us & Thrift Shop
- Lukas Graham – Mama Said
- Finneas – For Cryin' Out Loud
- Aaron Rowe – The Lane
- Beoga – Aurora II
Sebelumnya, Williams juga sempat mengunggah Instagram Story satir yang menyindir sikap netral Ed Sheeran, dengan menyebut bahwa sang penyanyi lebih memilih menjadi "produk" demi menjaga investor daripada bersuara soal kemanusiaan.
Akar Kontroversi: Pemecatan Macklemore dan Boikot Radio Irlandia
Eksodus para musisi pembuka ini bermula dari dipecatnya rapper Macklemore dari tur Ed Sheeran. Macklemore didepak setelah menyuarakan pidato "Free Palestine" (Bebaskan Palestina) saat menjadi pembuka di New Jersey pada awal September 2026. Pemilik Gillette Stadium, Robert Kraft, menyebut pidato tersebut sangat menyinggung komunitas Yahudi.
Sebagai bentuk protes atas pemecatan tersebut, musisi seperti Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, dan Beoga serentak mundur dari tur. Macklemore sendiri mendonasikan seluruh pendapatannya dari tur tersebut sebesar $1 juta untuk warga Palestina (yang kemudian diimbangi oleh Robert Kraft dengan donasi $2 juta untuk bantuan di wilayah konflik).
Dampak dari kontroversi ini meluas hingga ke Eropa. Berdasarkan laporan CNN Indonesia, stasiun radio asal Irlandia, Classic Hits Radio, resmi memboikot dan menghentikan pemutaran seluruh lagu Ed Sheeran hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Dave Kelly, Direktur Program Grup Bay Broadcasting Classic Hits Radio, menegaskan bahwa langkah boikot ini diambil murni untuk merespons aspirasi pendengar yang mengecam pencoretan Macklemore, sekaligus sebagai bentuk komitmen stasiun radio terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Sementara itu, Ed Sheeran yang menyatakan dirinya "tidak terlibat" dalam pemecatan tersebut dan menyebut konflik ini sebagai "tragedi" bagi kedua belah pihak, dilaporkan telah kehilangan lebih dari 200.000 pengikut di Instagram, berbanding terbalik dengan Macklemore yang justru meraup penambahan 1,6 juta pengikut baru.
Artikel ini disusun berdasarkan fakta dan laporan resmi dari NME dan CNN Indonesia.